Tim Gabungan Bersama Masyarakat Berhasil Temukan Korban Nurlian, Warga Konut Yang Diterkam Buaya Dalam Kondisi Tidak Bernyawa

News344 views

GLOBAL SULTRA.COM.Konawe Utara, — Pencaharian oleh tim gabungan Basarnas, TNI – POLRI, BPBD serta masyarakat terhadap korban Nurlian memberikan hasil yang baik, Selasa (07/10/25)

Sekitar pukul 07.00 wita korban Nurlian yang terekam buaya akhirnya ditemukan meski dalam keadaan telah meninggal dunia.

Korban ditemukan oleh saudari Ode (adik kandung korban) bersama suaminya saat lakukan pencarian bersama tim gabungan dan masyarakat di wilayah sungai lasolo tempat korban di terkam buaya.

Baca Juga:  Wakil Gubernur Sultra Hadiri HUT ke-21 SMAN 9 Kendari, Tekankan Generasi Cerdas, Berbudi, dan Sehat Menyongsong Indonesia Emas 2045

“Alhamdulillah sudah ditemukan mi kasian. Keluarganya ji yang lihat dia terapung. Alhamdulillah kondisinya utuh di temukan,”ungkap Siswono Warga Kelurahan Wanggudu.

Korban saat ini telah di bawah di rumah duka di kelurahan Wanggudu, Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara.

Seperti diberitakan sebelumnya,
Seorang warga Kelurahan Wanggudu, Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Nurlian di informasikan hilang diterkam buaya.

Baca Juga:  Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Lasolo Salurkan Puluhan Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu

Dari informasi yang dihimpun awak media, sebelumnya korban sedang beraktifitas diarea sungai wilayah wanggudu.

Tak lama kemudian muncul seekor buaya berukuran besar dan langsung menerkam korban, kemudian menyeret ke tengah sungai.

Peristiwa itu sempat di saksikan suami korban yang juga tengah berada di wilayah lokasi kejadian.

Suami korban sempat berteriak meminta pertolongan, namun naas buaya tersebut dengan cepat menggigit tubuh korban dan menenggelamkan ditengah-tengah perairan sungai.

Baca Juga:  Sekda Sultra Lepas Petugas Penyelenggara Haji Dan Tenaga Kesehatan

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 2.30 wita, Senin 6 Oktober 2025. Kejadian itu menarik perhatian warga untuk turut membantu mencari korban yang sampai saat ini belum ditemukan.

Ratusan warga bersama aparat gabungan dari Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepolisian dan TNI turun langsung ke sungai menggunakan puluhan perahu untuk melakukan pencaharian.(Redaksi)

.

Komentar