Polres Konawe Utara Siapkan Pengamanan Ops Ketupat Anoa 2026, Fokus Tempat Ibadah Hingga Objek Wisata

News69 views

GLOBAL SULTRA.COM.Konawe Utara, – Kepolisian Resor Konawe Utara menyiapkan berbagai langkah pengamanan dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Anoa 2026 guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Melalui Bagian Operasi Polres Konawe Utara, sejumlah objek vital yang menjadi prioritas pengamanan telah dipetakan. Objek tersebut meliputi tempat ibadah, lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri, pasar dan pusat perbelanjaan, hingga tempat wisata yang diperkirakan akan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat.

Beberapa lokasi yang menjadi titik pengamanan salat Idul Fitri antara lain Masjid Agung As Salam Wanggudu, Lapangan Sepak Bola Andowia, Lapangan Molawe, Lapangan Desa Basule, Lapangan Lembon, Lapangan Sawa, Lapangan Wawoluri, Lapangan Aséra, Lapangan Linomoiyo, Lapangan Lamonae, Lapangan Langgikima, hingga Masjid Lembo Bajo.

Baca Juga:  Gubernur Sultra Tinjau Pos Pengamanan Nataru di Pelabuhan Torobulu, Pastikan Layanan Pemudik Aman dan Nyaman

Selain itu, aparat kepolisian juga melakukan pengamanan di sejumlah pasar tradisional dan pusat perbelanjaan di wilayah hukum Polres Konawe Utara, seperti Pasar Tradisional Lambudoni, Laronanga, Lahimbua, Landawe, Todoloiyo, Tinobu, Molawe, Sawa, Lembo, Lamonae, Langgikima hingga Morombo. Beberapa pusat perbelanjaan modern seperti Alfamidi dan Indomart juga masuk dalam pemantauan.

Tidak hanya itu, tempat wisata yang diprediksi ramai dikunjungi masyarakat saat libur Lebaran juga menjadi perhatian khusus, di antaranya Air Panas Wawolesea, Pantai Taipa, Pantai Pudonggala, Pantai Batam, Pulau Labengki, serta Pantai Wale.

Baca Juga:  Kapolda Sultra Bersama Ketua DPRD Provinsi Tinjau Pos Pengamanan, Berikan Bingkisan kepada Personel

Dalam operasi ini, kepolisian juga menyoroti sejumlah potensi kerawanan yang mungkin terjadi selama Ramadan hingga Idul Fitri. Di antaranya peningkatan kecelakaan lalu lintas akibat tingginya mobilitas masyarakat, kenaikan harga kebutuhan pokok di pasaran, lonjakan pengunjung di lokasi wisata yang berpotensi menimbulkan kemacetan, serta potensi meningkatnya angka kriminalitas seperti pencurian, penipuan hingga peredaran uang palsu.

Selain itu, Polres Konawe Utara juga mengantisipasi gangguan keamanan lain seperti penyalahgunaan narkoba, kejahatan jalanan, serta penipuan berbasis elektronik atau online scam yang marak terjadi menjelang hari raya.

Dalam upaya pencegahan, kepolisian melakukan sejumlah langkah strategis seperti pendataan rumah kosong yang ditinggal mudik, patroli lingkungan pada waktu rawan, sinergi dengan RT/RW dan Satkamling, serta sosialisasi kepada masyarakat sebelum mudik.

Baca Juga:  Zoom Meeting Peresmian dan Groundbreaking SPPG Polri, Polda Sultra Bangun 3 SPPG Baru

Kegiatan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) juga akan dioptimalkan sebelum dan selama operasi berlangsung, meliputi patroli malam Ramadan, razia narkoba, pengawasan pusat ekonomi dan pasar, serta penguatan fungsi intelijen untuk mendeteksi potensi konflik sosial.

Polres Konawe Utara berharap melalui sinergi seluruh pihak, pelaksanaan Operasi Ketupat Anoa 2026 dapat berjalan lancar sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan kondusif.( Redaksi )

.

Komentar