Bersama KASAU Semarak Dirgantara 2026 di Kendari,Perkuat Sinergi TNI AU dan Pemprov Sultra

News9 views

Global Sultra com.Kendari,– Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, bersama Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU), M. Tonny Harjono, menghadiri kegiatan Semarak Dirgantara dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-80 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) Tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Ex-MTQ Kendari, Senin (27/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan TNI AU, sekaligus mendekatkan dunia kedirgantaraan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Sultra menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi TNI AU selama 80 tahun dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa pengabdian TNI AU telah menunjukkan profesionalisme dan pengorbanan luar biasa bagi bangsa.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Sulawesi Tenggara, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran TNI Angkatan Udara atas pengabdian yang telah diberikan,” ujarnya.

Baca Juga:  Jelang Puncak Libur Nataru, Polres Konawe Utara Optimalkan Penjagaan 2 Obyek Wisata

Gubernur juga mengucapkan terima kasih kepada KASAU yang telah mempercayakan Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai tuan rumah Semarak Dirgantara 2026. Menurutnya, kegiatan ini memiliki makna strategis sebagai wujud cinta tanah air sekaligus menjadi sarana edukasi dan inspirasi, khususnya bagi generasi muda untuk mengenal dunia kedirgantaraan.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa ke depan Sulawesi Tenggara, khususnya Kendari, akan memiliki pangkalan udara yang akan diisi pesawat-pesawat modern. Selain itu, pengembangan fasilitas pelabuhan dan pangkalan menuju standar internasional juga akan terus didorong sebagai bagian dari upaya peningkatan konektivitas dan pembangunan daerah.

Sementara itu, KASAU M. Tonny Harjono dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sultra dan masyarakat atas dukungan serta sambutan hangat selama pelaksanaan kegiatan.

Ia menjelaskan bahwa Semarak Dirgantara merupakan upaya TNI AU untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan udara, tetapi juga sebagai bagian dari pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

Baca Juga:  PRB Sultra Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir Di Kota Kendari

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI AU hadir untuk rakyat dan kuat bersama rakyat,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan Semarak Dirgantara 2026 meliputi bakti kesehatan seperti operasi bibir sumbing, operasi katarak, pemeriksaan mata bagi pelajar, serta pelayanan kesehatan umum. Selain itu, dilaksanakan pula bakti sosial berupa pemberian kursi roda dan kacamata, serta penanaman bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan ini juga diisi dengan edukasi bela negara, sosialisasi rekrutmen TNI AU bagi putra-putri daerah, serta pameran pembangunan dan bazar UMKM yang melibatkan masyarakat secara luas.

Atraksi dirgantara menjadi salah satu daya tarik utama, dengan penampilan terjun payung oleh 18 personel TNI AU dalam dua gelombang, termasuk tiga penerjun wanita. Dari ketinggian, para penerjun membawa berbagai bendera, yakni Bendera Merah Putih, Bendera Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Bendera Hari Jadi ke-80 TNI AU, serta panji Swa Bhuwana Paksa (lambang resmi TNI AU) yang berkibar menghiasi langit Kendari.

Baca Juga:  PT PUM Tidak Tinggal Diam,Tetap Bertanggung Jawab Atas Kecelakaan Kerja

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Gubernur, KASAU, Wakil Gubernur, Forkopimda, dan pejabat terkait turut melakukan penanaman bibit pohon.

Kegiatan ini semakin istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara, yang mencerminkan kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mendorong kemajuan pembangunan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Sultra, anggota DPD RI dapil Sultra, pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sultra, Wakil Gubernur, para bupati dan wali kota se-Sultra, pimpinan instansi vertikal, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

(Redaksi Globalsultra)

.

Komentar