Kinerja Rutan Kelas IIB Barru, Patut Diapresiasi,Kalapas Hardiman SH, M.Si Hadirkan Berbagai Keterampilan Untuk Warga Binaan

News9 views

GLOBAL SULTRA.COM.BARRU, – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Barru, Sulawesi Selatan yang saat ini dipimpin oleh Hardiman.SH.M.Si (Kepala Rutan). Terus berkomitmen memberikan pembinaan kemandirian kepada warga binaan, salah satunya melalui kegiatan (BIMKER) Bimbingan kerajinan tangan dan berbagai keterampilan teknis. Program ini bertujuan untuk membekali mereka dengan keahlian produktif agar siap kembali ke masyarakat.

Berikut adalah beberapa kegiatan pembinaan keterampilan yang aktif dilakukan di Rutan Kelas II B Barru . Salah satunya Pembinaan Kemandirian melalui produksi batako, program ini mendorong keterampilan dan kemandirian Ekonomi Warga Binaan, disamping itu warga binaan dapat insentif dari hasil kerjanya dan masih banyak aktivitas lainnya.

Dalam pemaparannya Kalapas menyatakan,  kami juga siapkan  pencucian  kendaraan bermotor baik roda 2 maupun Roda 4, sebagai penghasilan tambahan untuk warga binaan. Sebab warga binaan bisa dapat insentif, dengan kegiatan ini diharapkan agar warga binaan tidak merasa bosan dan jenuh, sebab banyak kegiatan yang kami siapkan,”tutur Mantan Karutan Pare-Pare Hardiman. Saat di temui oleh wartawan pada Rabu Siang (29/04/2036)

Lebih jauh Kepala Rutan Kelas II B Barru,  kata dia kami juga punya Budidaya ikan air tawar salah satunya adalah  ikan mujair, memberikan banyak manfaat bagi Warga Binaan . Pemasyarakatan( WBP ).

Baca Juga:  Antisipasi Kecurangan, Subdit I Indagsi Dit Reskrimsus Lakukan Sidak di SPBU Watubangga

Lebih lanjut program ini tidak hanya berfokus pada hasil produksi, tetapi juga sebagai bagian dari pembekalan ilmu dan tambahan penghasilan bagi warga binaan sebab warga dapat Insentif dari hasil karya dan kerja kerasnya.

Ditempat yang sama Yusril Selaku Staf Keamanan Rutan Kelas II A Barru sekaligus pengelola Warkop Coffe Sipakatau yang baru,  saat menemani Jurnalis dan memperlihatkan semua aktivitas Warga Binaan Maupun Aktivitas pegawai Rutan.

Satu persatu Yusril memperlihatkan langsung  semua kegiatan Keterampilan yang dilakukan  warga binaan dan pegawai Rutan mulai dari aktivitas Perkebunan, budidaya ikan air tawar, barber shop (tempat Pangkas Rambut)  serta  Warkop Coffe Room Barista Sipakatau yang baru.

Kata Yusril Warung Kopi ini baru saja kami  pindahkan ke dalam dan baru  Loanching, alhamdulillah sangat luar bisa apalagi di kelola oleh ahlinya warga binaan yang berpengalaman dalam pembuatan kopi,” Ucapnya.

Lanjut Yusril terkait perkebunan sayuran sambil ngopi bareng kaya dia  menanam sayuran di halaman maupun diluar halaman merupakan langkah yang luar biasa dalam mengembangkan kebiasaan hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Bersama Sekda dan Dandim 1430, Kapolres Konut Mediasi Pertemuan Masyarakat Langgikima dan Perusahaan

Praktik ini tidak hanya memberikan akses mudah ke makanan segar, tetapi juga membawa sejumlah manfaat positif bagi kesehatan dan lingkungan. Menanam sayuran di halaman memiliki sejumlah manfaat yang signifikan,” Beber Yusril

Sementara memelihara ayam kampung adalah strategi efektif untuk ketahanan pangan bagi warga binaan menyediakan sumber protein hewani (daging/telur) Budidaya skala  kecil  dapat dilakukan di lahan terbatas Budidaya Ayam Kampung untuk Ketahanan Pangan sesuai program Pemeritah Pusat Melalui kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia, ” Lanjutnya.

Program ini terbukti mampu membuat warga binaan tetap produktif di balik jeruji besi, sekaligus memberikan mereka rasa percaya diri untuk mandiri secara ekonomi setelah masa hukuman berakhir.

Diketahui Rumah Tahanan Kelas II A Barru dan Sulawesi Selatan (Sulsel)  membina 263 Tahanan dan Narapidana. Mereka terus diberikan pembinaan oleh petugas Rutan dengan berbagai kegiatan, paling Utama adalah cinta ibadah. Dimana warga binaan sangat rajin melaksanakan sholat berjamaah di mesjid.

Selama masa penahanan atau pidana penjara, seluruh warga selalu diberikan pembinaan agar ke depannya dapat bermanfaat bagi mereka, ujarnya
saat ditemui di halaman Depan Kantor

Baca Juga:  Penangkap Ikan Asal Kalimantan Diduga Gunakan Bahan Peledak, Pelaku Serahkan Diri Jalani Pemeriksaan di Marnit Bombana.

Mulai dari mengajarkan cara membuat Batako, dan Cara Mencuci Kendaraan baik Roda 2 maupun Roda 4, jadi semuanya kami siapkan peralatannya,”ucapnya.

Sementara di sela – sela wawancara kami kami di ajak kelilimg oleh penjaga tahanan yusril Untuk melihat langsung Tempat kandang ayam dan Kolam Ikan serta perkebunan sayuran  yang di miliki Rutan yang terletak di Luar pagar dimana  kebun sayur- sayuran untuk pegawai Rutan kata Yusril.

Jurnalis ini setelah Sholat Dhuhur Berjamaah bersama Warga Binaan, kami lanjutkan di Siskusi dan wawancara sambil Ngopi bersama Pak Yusril..

Yusril pun memperlihatkan Coffe Suspas sipakatau yang baru,  yang terletak di dalam lingkungan Rutan serta Warung Telepon (Wartel) bagi warga binaan. dimana warga binaan bisa menelpon dan menerima telepon dari pihak keluarga tercinta.

Sementara itu pantauan media ini melihat suasana taman dan lingkungan Rutan Kelas II B Barru begitu bersih Asri dangan tertata rapi kami merasakan kenyamanan dan kesejukan saat berada di lingkungan Rutan maupun di dalam Ruangan. kebersihan yang utama agar warga binaan semua sehat dan disiplin.

Laporan: Sultan Bakri M

.

Komentar