Syukuran dan Doa Bersama Tahun Baru Islam 1448 H dan HUT Bhayangkara 2026, Momentum Penguatan Integritas dan Spirit 80 Tahun Pengabdian Polri

News30 views

GLOBAL SULTRA.COM.KONAWE UTARA, – Polres Konawe Utara menyelenggarakan kegiatan syukuran dan doa bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Miftahul Faidzin Polres Konawe Utara, Jumat (26/6/2026), merupakan implementasi pembinaan mental dan spiritual personel sebagai bagian dari penguatan kapasitas kelembagaan Polri dalam mewujudkan organisasi yang profesional, modern, dan berintegritas.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Konawe Utara, AKBP Rico Fernanda, S.H., S.I.K., M.H., serta dihadiri oleh Wakapolres Konawe Utara Kompol Sumarso, S.Sos., Ketua Bhayangkari Cabang Konawe Utara Esy Rico Fernanda, para Pejabat Utama Polres Konawe Utara, pengurus Bhayangkari Cabang dan Ranting Polres Konawe Utara, serta Ustaz Zulhaji Arafah, S.Ag., yang menyampaikan tausiah keagamaan.

Baca Juga:  Kacab PT Pelni Cabang Makassar Tegaskan, Pelni Berusaha Memberikan Layanan Terbaik dan Kenyamanan Penumpang

Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, sambutan Kapolres Konawe Utara, penyampaian tausiah, doa bersama, hingga penutupan. Meskipun bersifat seremonial, kegiatan tersebut memiliki makna substantif sebagai media internalisasi nilai-nilai religius, etika profesi, serta penguatan karakter personel dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks.

Dalam perspektif administrasi publik dan manajemen sumber daya manusia sektor keamanan, pembinaan mental dan spiritual merupakan salah satu instrumen strategis dalam membangun organizational commitment, integritas individu, serta budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan publik. Dimensi spiritual tidak hanya dipahami sebagai aktivitas keagamaan, melainkan sebagai fondasi moral yang membentuk integritas, akuntabilitas, disiplin, dan tanggung jawab personel dalam menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca Juga:  Wakapolri Tekankan Perubahan Fundamental Polri Lewat Transformasi SDM dan Mapping Permasalahan

Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram juga memiliki makna filosofis sebagai refleksi terhadap proses hijrah, yaitu transformasi menuju kualitas pribadi dan organisasi yang lebih baik. Konsep hijrah dalam konteks kelembagaan dapat dimaknai sebagai komitmen untuk melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement), meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat budaya kerja yang adaptif terhadap tuntutan masyarakat dan perkembangan lingkungan strategis.

Sementara itu, peringatan HUT Bhayangkara ke-80 menjadi refleksi historis atas perjalanan panjang institusi Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Peringatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi momentum evaluasi terhadap kualitas pelayanan publik, penegakan hukum yang berkeadilan, perlindungan hak-hak masyarakat, serta penguatan kepercayaan publik (public trust) sebagai modal sosial utama bagi keberhasilan tugas-tugas kepolisian.

Baca Juga:  Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 Resmi Bergulir di GOR Segiri Samarinda

Melalui kegiatan syukuran dan doa bersama, Polres Konawe Utara menunjukkan bahwa penguatan kapasitas organisasi tidak hanya dilakukan melalui peningkatan kompetensi teknis dan operasional, tetapi juga melalui pembinaan karakter, moral, dan spiritual personel. Pendekatan tersebut selaras dengan prinsip pembangunan sumber daya manusia yang menempatkan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual sebagai fondasi dalam mewujudkan tata kelola kepolisian yang profesional, humanis, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Kegiatan berakhir pada pukul 10.00 Wita dalam suasana yang khidmat, tertib, aman, dan kondusif, mencerminkan komitmen Polres Konawe Utara untuk terus memperkuat nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara melalui implementasi tugas kepolisian yang berlandaskan etika, integritas, serta nilai-nilai keagamaan.( Redaksi )

.

Komentar