Ditresnarkoba Polda Sultra Laksanakan Tes Urine Personel, 82 Anggota Dinyatakan Negatif Narkoba

News562 views

GLOBAL SULTRA.COM.KENDARI, – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Tenggara melaksanakan pemeriksaan deteksi dini penyalahgunaan narkoba terhadap seluruh personelnya, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra, Kombes Pol. Amri Yudhy Syamsualam Rama Wispha, S.I.K., M.H., sebagai bentuk komitmen dalam menjaga integritas dan profesionalisme anggota Polri dalam pemberantasan narkotika.

Baca Juga:  Untuk Kemajuan Perekonomian Koltim, H.Dalle-Suhaemi Siap Menata Akses Infrastruktur Jalan

Pemeriksaan dilakukan melalui tes urine terhadap personel Ditresnarkoba Polda Sultra. Sebanyak 82 personel mengikuti kegiatan tersebut sebagai langkah deteksi dini sekaligus pengawasan internal guna memastikan seluruh anggota bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, seluruh personel yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif narkoba.

“Kami menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba harus dimulai dari internal kepolisian dengan memastikan setiap personel memiliki integritas dan menjadi teladan bagi masyarakat,” kata Kombes Amri Yudhy.

Baca Juga:  Hari Pertama Operasi Zebra Anoa 2025, Satlantas Polres Konut Berikan Tindakan Pelanggar Berupa Blangko Teguran

Menurutnya, pelaksanaan tes urine secara berkala merupakan bagian dari komitmen Ditresnarkoba Polda Sultra dalam mewujudkan institusi Polri yang bersih dari penyalahgunaan narkotika serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di bidang narkoba.

Selain sebagai langkah pengawasan internal, kegiatan ini juga menjadi bentuk implementasi prinsip zero tolerance terhadap penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian.

Baca Juga:  Satgas Ops Pekat Anoa 2025 Amankan Petugas Parkir Liar di Indomaret Lawata

Dengan hasil seluruh personel dinyatakan negatif, Ditresnarkoba Polda Sultra menegaskan kesiapannya untuk terus menjalankan tugas pemberantasan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika secara profesional, transparan, dan berintegritas di wilayah Sulawesi Tenggara.( Redaksi )

.

Komentar