Kapolda Sultra Gelar Program Polisi Peduli Pendidikan di SMAN 4 Kendari Untuk Cegah Tawuran

News55 views

GLOBAL SULTRA.COM.KENDARI, — Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan edukasi dan motivasi dalam rangka program “Polisi Peduli Pendidikan” di SMA Negeri 4 Kendari pada Senin (26/10/2026).

Kegiatan ini dihadiri sejumlah Pejabat Utama Polda Sultra, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, kepala sekolah, tenaga pendidik, serta pelajar.

Program ini merupakan bagian dari implementasi program prioritas Kapolri, yakni “Polisi Bersama Masyarakat” melalui sub program “Polisi Peduli Pendidikan”.

Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan dorongan positif kepada para siswa, mengedukasi pencegahan tawuran, serta mengimbau peserta didik agar terhindar dari fenomena kecemasan tertinggal (fear of missing out / FOMO).

Kapolda menekankan pentingnya sinergi antara aparat kepolisian dan dunia pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.

“Ini bagian daripada programnya Bapak Kapolri, quick wins-nya Bapak Kapolri terkait dengan polisi bersama dengan masyarakat. Dalam polisi bersama masyarakat, salah satunya adalah polisi peduli pendidikan. Hari ini saya secara pribadi memberikan motivasi kepada anak-anak SMA Negeri 4 di Kendari untuk bisa berprilaku yang positif,” ujar Irjen Pol. Himawan Bayu Aji.

Baca Juga:  HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polsek Sawa Gelar Baksos Polri Untuk Masyarakat

Ia menjelaskan bahwa jajaran Polda Sultra berupaya mendukung sistem pendidikan dan membina karakter peserta didik secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.

“Pendidikan ini berarti sistem pendidikannya, kemudian juga anak didiknya, supaya ini bisa berkesinambungan menjadi meningkat. Di mana kita tidak hanya memberikan motivasi saja, edukasi saja, tapi juga tadi berkomunikasi dengan kepala sekolah dan Pak Kadis terkait dengan tindak lanjut setelah ini. Maka kami akan berkomunikasi nanti dengan BLK, kemudian juga dengan asesmen, kita punya asesor, untuk kita bisa melihat potensi apa yang dimiliki oleh SMA 4, anak didiknya seperti apa,” tambahnya.

Mengenai penanganan dan pencegahan kenakalan remaja khususnya tawuran antar pelajar, Kapolda memaparkan tiga faktor utama yang kerap menjadi pemicu di lapangan.

Baca Juga:  Pengamanan Kampanye Terbatas Paslon Gubernur di Konsel Berjalan Kondusif

“Materi hari ini adalah bicara terkait dengan tawuran. Tawuran itu memang ada stimulusnya. Satu stimulusnya memang karena itu terlalu berlebihan terhadap kebanggaan; kebanggaan terhadap institusinya, komunitasnya, kemudian pribadinya, yang itu tidak dilihat apakah kebanggaan itu menjadi kebanggaan yang merugikan atau tidak,” jelas Kapolda.

“Kemudian juga dari media sosial. Teknologi informasi itu menjadi bagian tantangan yang perlu harus disikapi dengan bijak, sehingga hal-hal yang beredar di media sosial secara masif itu kita harus memverifikasi. Kemudian yang ketiga, terkait dengan stimulus penggunaan obat-obat terlarang, yang ini juga bisa membuat halusinasi, kemudian membuat adik-adik ini menjadi tidak baik. Nah ini yang kita lakukan pencegahan,” tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Mukhtar, menyampaikan apresiasi serta dukungan penuh atas langkah kepolisian yang hadir langsung di tengah komunitas sekolah.

Ia menilai kolaborasi ini sangat krusial untuk memperkuat penguatan karakter dan tindakan preventif terhadap potensi ancaman masalah sosial sejak dini.

Baca Juga:  Kapolres Konawe Utara Apresiasi Personel Semangat Jaga Kamtibmas Dan Ingatkan Bijak Bermedia Sosial

“Keterlibatan aktif aparat kepolisian diharapkan mampu membantu para guru dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang para generasi muda di Sultra,” ujarnya.

Apresiasi senada disampaikan Kepala SMAN 4 Kendari, Yakob Simson Barthimeus. Ia menyebut kunjungan ini sebagai momen bersejarah bagi pihak sekolah.

“Ini merupakan kunjungan pertama Bapak Kapolda beserta rombongan dalam kurun waktu sekitar 30 tahun terakhir di SMAN 4 Kendari. Kunjungan ini menjadi momentum awal untuk meningkatkan motivasi dan semangat para anak didik agar terdorong menjadi pribadi yang baik, serta meraih cita-cita mereka dalam membangun bangsa,” ungkap Yakob.

Ia berharap pendampingan dan sosialisasi dari kepolisian dapat terus berlanjut secara berkala guna membimbing mental peserta didik serta menjauhkan mereka dari berbagai bentuk kenakalan remaja.

Rangkaian kegiatan “Polisi Peduli Pendidikan” tersebut diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif antara para siswa dan Kapolda Sultra.( Redaksi )

.

Komentar